THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Viral Perwira Polresta Palangka Raya Padamkan Karhutla Meski Kena ISPA
Dimas Samosir, 10/18/2026
Nasional

Dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh seorang perwira kepolisian di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Di tengah pekatnya kabut asap yang menyelimuti kawasan tersebut, Kanit Patroli Samapta Polresta Palangka Raya, Iptu M. Agus Setiawan, tetap setia berada di barisan terdepan pemadaman.
Meski kondisi fisiknya menurun hingga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), beliau menolak untuk mengambil hak istirahat medis demi mengawal tugas negara sekaligus demi impian keluarganya.
Kisah pengabdian perwira Polri ini mendadak menyita perhatian publik setelah diabadikan oleh sesama petugas di lapangan. Kkegigihan Iptu Agus Setiawan di lokasi Karhutla menjadi gambaran nyata bagaimana para petugas lapangan bertaruh kesehatan demi melindungi masyarakat dari dampak bencana asap.
Peristiwa ini bermula saat tim gabungan Polresta Palangka Raya diterjunkan secara masif ke sejumlah titik rawan kebakaran lahan, termasuk di sepanjang koridor Jalan Tjilik Riwut. Sejak maraknya titik api yang memicu kabut asap tebal, Iptu M. Agus Setiawan memimpin personel patroli Samapta untuk melakukan pemadaman manual serta lokalisir area terbakar.
Aktivitas memadamkan api yang berhari-hari di tengah paparan debu sisa pembakaran dan asap pekat akhirnya berdampak pada kesehatannya. Suara beliau mulai serak hingga akhirnya hilang total akibat iritasi saluran pernapasan. Berdasarkan pemeriksaan medis di lapangan, dokter sebenarnya telah merekomendasikan agar Iptu Agus mengambil istirahat total selama satu minggu. Namun, rekomendasi tersebut ditolaknya dan ia memilih kembali ke medan tugas.
Dari rekaman interaksi di lokasi kejadian, terungkap beberapa fakta penting terkait alasan di balik keputusan tangguh sang perwira. Iptu Agus menjelaskan bahwa dirinya sengaja menyimpan jatah cuti sakit agar tidak mengurangi hak cuti resminya. Hak libur tersebut rencananya akan dipergunakan untuk menghadiri momen penting dalam hidup keluarganya, yakni acara wisuda kelulusan sang putra.
"Lebih baik bertahan memadamkan Karhutla sekarang, agar nanti bisa mengambil cuti untuk hadir di acara wisuda anak," ungkap narasi yang menyertai perjuangan beliau di lapangan. Komitmen ganda sebagai pelindung masyarakat sekaligus seorang ayah yang bertanggung jawab ini memicu simpati mendalam dari jajaran rekan kerja dan masyarakat luas.
Sebagai bagian dari kesatuan Korps Sabhara Polresta Palangka Raya, Iptu M. Agus Setiawan menegaskan bahwa penanganan bencana Karhutla merupakan prioritas utama demi keselamatan warga Kalimantan Tengah. Meskipun tantangan geografis dan cuaca di Palangka Raya sangat berat, jajaran kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan titik api benar-benar padam.
Pihak rekan sejawat di lapangan membenarkan bahwa kondisi paparan asap di area Tjilik Riwut memang sangat berisiko bagi kesehatan organ pernapasan. Kendati demikian, semangat para personel di lapangan tidak surut untuk terus bersinergi melakukan pendinginan lahan gambut yang mudah terbakar.
Saat ini, video dokumentasi yang memperlihatkan keteguhan Iptu M. Agus Setiawan telah menyebar luas di media sosial dan mendapat apresiasi luas dari warganet. Banyak pihak menyampaikan doa dan rasa hormat atas pengorbanan para petugas gabungan yang tidak mengenal lelah menembus hutan dan semak belukar demi menghentikan sebaran api.
Kondisi Karhutla di wilayah Palangka Raya sendiri terus mendapat pemantauan ketat dari Satgas Karhutla setempat. Kehadiran figur perwira seperti Iptu Agus menjadi suntikan moral bagi jajaran personel lain yang masih berjuang di garis depan.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS