THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Tim Jatanras Polda Kaltim berhasil menangkap pelaku curanmor di Balikpapan. Pelaku nekat mencuri sepeda motor yang ternyata milik tetangganya sendiri.
Dimas Samosir, 08/05/2026
Balikpapan

Tindak pidana Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) kembali meresahkan masyarakat di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Sebuah kasus yang menyita perhatian publik baru-baru ini mengungkap fakta memprihatinkan, di mana seorang pelaku nekat menggasak sepeda motor yang ternyata milik tetangganya sendiri. Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltim bergerak cepat merespons aduan masyarakat dan berhasil mengamankan tersangka.
Langkah cepat aparat penegak hukum ini menghentikan pelarian pelaku sekaligus memberikan rasa keadilan bagi korban yang kehilangan aset berharganya.
Terungkapnya kasus curanmor di Balikpapan ini bermula dari keluhan seorang warga yang menyadari kendaraan roda duanya telah raib dari area kediamannya. Melalui unggahan di media sosial, korban menceritakan kepiluannya karena tidak menyangka pelaku kejahatan berada sangat dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya. "Motorku diambil tetanggaku di Balikpapan," ungkap korban dalam keterangan visualnya.
Merespons laporan tersebut, tim Jatanras Polda Kaltim segera melakukan investigasi dan penyisiran di lapangan. Berbekal informasi awal dan pendalaman bukti-bukti di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), petugas berhasil melacak keberadaan tersangka yang masih berada di sekitar wilayah permukiman warga.
Dalam proses penangkapan, terdapat sejumlah fakta menarik yang terekam. Tim Jatanras Polda Kaltim, yang turun ke lapangan dengan mengenakan pakaian sipil guna menghindari kecurigaan, berhasil menyergap pelaku tanpa perlawanan berarti. Pemuda yang mengenakan kaus hitam bertuliskan "Blessed" tersebut tampak pasrah saat diamankan oleh petugas.
Menariknya, pendekatan yang dilakukan oleh anggota kepolisian terlihat sangat persuasif dan humanis. Di lokasi penangkapan, petugas bahkan sempat mengajak tersangka duduk berbincang layaknya sedang mendengarkan keluh kesah. Pendekatan "mengajak curhat" ini dinilai efektif untuk menenangkan tersangka sebelum akhirnya ia digiring masuk ke dalam mobil operasional kepolisian untuk dibawa ke markas besar.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS