THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Video Viral Modifikasi Cuaca Oleh TNI AU di IKN, Ini Fakta Sebenarnya
Dimas Samosir, 08/23/2026
IKN

Pemerintah melalui tim gabungan terus mengintensifkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Langkah strategis ini dilakukan dengan cara menaburkan garam atau Natrium Klorida (NaCl) dari udara menggunakan armada pesawat khusus. Upaya ini merupakan bentuk mitigasi proaktif untuk mengendalikan curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut.
Melalui intervensi cuaca ini, diharapkan pengerjaan proyek infrastruktur vital dan strategis nasional dapat berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan tanpa terhambat oleh kondisi cuaca ekstrem maupun bencana hidrometeorologi.
Proses pelaksanaan rekayasa cuaca ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui serangkaian tahapan persiapan yang sangat ketat dan terukur secara sains.
Berdasarkan dokumentasi visual yang beredar di berbagai platform digital, para petugas lapangan yang mengenakan seragam instansi militer dan perlengkapan keselamatan tampak sibuk menyiapkan karung-karung berisi garam di dalam kabin pesawat terbang.
Hal yang menarik, seluruh bagian dalam kabin tersebut telah dilapisi dengan plastik tebal secara menyeluruh. Prosedur ini sangat wajib dilakukan untuk mencegah terjadinya korosi pada struktur logam pesawat akibat paparan residu material garam. Setelah mencapai ketinggian jelajah yang ditargetkan tepat di atas wilayah udara IKN, para petugas mulai menyemai material garam secara manual ke dalam awan-awan potensial hujan melalui corong khusus.
Penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca yang konsisten ini memberikan dampak positif yang amat signifikan terhadap keberlanjutan mega proyek di Ibu Kota Nusantara. Secara hitungan operasional, jumlah hari kerja tanpa gangguan hujan (dry days) menjadi jauh lebih panjang dan optimal. Hal ini memungkinkan alat berat raksasa dan ribuan pekerja dapat beroperasi mencapai efisiensi tertinggi tanpa risiko kecelakaan akibat jalanan proyek yang berlumpur rawan longsor. Lebih jauh lagi, intervensi cuaca ini berimplikasi besar pada mitigasi potensi bencana banjir di wilayah proyek bendungan sumber daya air yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian akhir.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS