KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Tim Gabungan Evakuasi Orangutan Novita dari Karhutla Kalteng

Dimas Samosir, 09/28/2026

Nasional

Image

Upaya evakuasi dramatis selama dua hari berturut-turut akhirnya membuahkan hasil manis setelah tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, BOS Foundation, dan personel TNI berhasil menyelamatkan seekor anak orangutan liar betina yang terisolasi di tengah kobaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Satwa dilindungi berusia empat tahun yang diberi nama Novita tersebut ditemukan berada dalam kondisi kritis di atas sarang pohon tinggi saat kabut asap pekat memeluk kawasan hutan Daerah Katune, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya.

Penyelamatan satwa endemik Kalimantan ini menarik perhatian publik setelah rekaman pemantauan drone termal memperlihatkan upaya bertahan hidup Novita di tengah kepungan titik api yang membakar vegetasi sekitarnya.

Peristiwa ini bermula pada Kamis, 25 September 2026, ketika petugas Pos BKSDA menerima laporan dari masyarakat lokal mengenai keberadaan individu orangutan yang terdesak ke area vegetasi tersisa akibat kebakaran lahan. Tim penyelamat yang diterjunkan ke lokasi mendapati Novita bertahan sendirian di tajuk pohon tanpa didampingi induknya. Posisi pohon yang tinggi serta tebalnya asap kebakaran sempat menyulitkan proses pembius medis di hari pertama.

Setelah pemantauan intensif menggunakan teknologi pemindai suhu udara, operasi penyelamatan dilanjutkan pada Jumat, 26 September 2026 pagi. Tepat pukul 10.30 WIB, petugas berhasil melumpuhkan satwa secara terukur menggunakan pembius bertiup, sebelum akhirnya Novita jatuh dengan selamat ke jaring penyelamat yang telah dibentangkan di bawah pohon.

Berdasarkan pemeriksaan medis awal di lapangan, primata berbobot 17 kilogram ini menderita luka bakar yang cukup signifikan pada bagian telapak tangan dan telapak kaki. Luka tersebut diduga kuat timbul akibat kontak langsung dengan dahan serta ranting kayu panas saat satwa berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api. Selain itu, indikasi paparan asap karhutla membuat Novita mengalami penurunan kadar oksigen.


Petugas medis di lapangan langsung memberikan penanganan darurat berupa pemberian terapi oksigen melalui masker udara serta pemasangan cairan infus sebelum membawa satwa keluar dari lokasi bencana.


Insiden yang menimpa Novita menjadi cerminan nyata dampak buruk ancaman karhutla terhadap keanekaragaman hayati Kalimantan Tengah. Kebakaran hutan tidak hanya memusnahkan vegetasi, tetapi juga memutus rantai pakan alami dan memaksa satwa langka keluar dari ruang hidup aslinya. Terisolasinya satwa muda di area pemukiman pinggiran kota menunjukkan semakin menyempitnya benteng pertahanan habitat akibat karhutla musiman.

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS