KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Krisis Listrik Berulang, Usaha Es Krim UMKM di Samarinda Merugi Akibat Produk Mencair

Dimas Samosir, 11/03/2026

Samarinda

Image

Sebuah rekaman video yang memperlihatkan keluhan seorang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mendadak viral di berbagai platform media sosial. Dalam video tersebut, seorang perempuan pemilik usaha es krim lokal mencurahkan kekesalannya karena pemadaman listrik yang terjadi secara berulang di kediamannya. Akibat pasokan listrik yang terputus, mesin pendingin tidak dapat berfungsi optimal, sehingga seluruh stok es krim dagangannya mencair dan mengalami kerusakan parah hingga menyerupai bubur.


Peristiwa ini memicu perbincangan hangat di kalangan warganet terkait stabilitas layanan kelistrikan regional.

Kejadian bermula ketika sang pemilik usaha mendapati aliran listrik di rumah sekaligus tempat produksinya padam secara mendadak. Sebagai pelaku usaha yang mengandalkan lemari pendingin untuk menjaga kualitas produk beku, ia mendapati suhu di dalam ruangan penyimpanan es krim terus meningkat.


Tanpa adanya pasokan listrik darurat atau genset, suhu dingin yang menjaga struktur es krim perlahan hilang. Dalam waktu relatif singkat, produk olahan es krim yang siap pasarkan berubah wujud menjadi cair, membuat sang pemilik merasa terpukul atas kerugian finansial yang harus ditanggungnya secara sepihak.

Berdasarkan penelusuran di lapangan dan unggahan digital akun Instagram @nyonyah_gissel, beberapa fakta penting terungkap ke publik. Pertama, korban merupakan pelaku UMKM mandiri yang menjalankan bisnis es krim rumahan skala kecil. Kedua, bahan baku serta produk siap jual tersimpan di dalam freezer khusus yang sangat bergantung penuh pada aliran listrik PLN.


Ketiga, pemadaman listrik yang terjadi tidak hanya merusak satu atau dua produk saja, melainkan menghancurkan seluruh inventaris es krim yang disiapkan untuk konsumen di wilayah Samarinda dan sekitarnya.


Terganggunya aktivitas produksi akibat pemadaman listrik memberikan dampak domino yang cukup signifikan bagi perekonomian skala mikro. Bagi pelaku UMKM dengan modal terbatas, kehilangan produk akibat rantai pasok yang terputus berarti hilangnya modal kerja inti. Implikasi jangka panjangnya adalah menurunnya kepercayaan diri pelaku usaha kecil untuk mengembangkan produk berbasis pendingin di tengah ketidakpastian infrastruktur kelistrikan regional di Kalimantan Timur.

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS