KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Akibat Stiker WA, Honorer Diskominfo Kukar Nekat Bakar Ruang Rapat

Dimas Samosir, 08/12/2026

Kutai Kartanegara

Image

Penyelidikan atas insiden kebakaran yang menghanguskan ruang rapat lantai dua Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, akhirnya membeberkan fakta mengejutkan. Aksi pembakaran tersebut dilakukan secara sengaja oleh seorang pegawai honorer berinisial R (38) akibat tak kuasa menahan rasa kesal karena foto pribadinya kerap dijadikan stiker WhatsApp dan bahan perundungan oleh rekan kerjanya.

Aksi nekat yang berlangsung di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara ini menyedot perhatian publik setelah area gedung pemerintahan terancam rusak parah. Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Peristiwa ini bermula pada Selasa pagi sekitar pukul 08.15 WITA di Gedung Diskominfo Kukar, Jalan Ahmad Yani, Tenggarong. Pelaku yang datang ke kantor sudah mempersiapkan jeriken berisi bahan bakar minyak jenis bensin yang diperkirakan mencapai puluhan liter. Tanpa diduga oleh pegawai lainnya, pelaku langsung menuju ruang rapat yang berada di lantai dua gedung.

Sesampainya di dalam ruangan, pelaku langsung menyiramkan bensin ke berbagai sudut dan furnitur yang ada di ruang rapat tersebut. Usai menyiramkan cairan mudah terbakar itu, pelaku menyulut api hingga kobaran besar dengan cepat membesar dan membakar interior ruangan. Kepulan asap hitam pekat langsung membumbung tinggi, membuat seluruh pegawai berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal, pihak kepolisian menemukan sejumlah bukti petunjuk di area lokasi. Pelaku membawa cairan bensin menggunakan wadah jeriken yang telah disiapkan dari rumah. Tindakan tersebut menunjukkan adanya indikasi perencanaan sebelum aksi pembakaran dilakukan.

Selain itu, kobaran api dengan cepat melahap berbagai fasilitas di dalam ruang rapat, mulai dari meja, kursi, hingga perlengkapan elektronik penerangan dan presentasi. Beruntung, sistem kedaruratan serta tindakan cepat dari petugas pemadam kebakaran setempat berhasil memadamkan kobaran api sebelum meluas ke ruangan dinas lainnya.

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS