THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Suroso Isnandar Resmi Pimpin PT PLN Gantikan Darmawan Prasodjo
kaltimfact, 10/15/2026
Nasional

Pemerintah melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara resmi menunjuk Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. Penunjukan di kantor pusat Jakarta ini menandai babak baru kepemimpinan korporasi kelistrikan nasional, di mana Suroso dipercaya untuk menggantikan pejabat sebelumnya, Darmawan Prasodjo. Perombakan jajaran pimpinan puncak ini diharapkan mampu mengakselerasi transformasi energi serta menjaga stabilitas operasional kelistrikan tanah air.
Agenda pergantian pucuk pimpinan tertinggi di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor kelistrikan ini bergulir melalui mekanisme RUPSLB yang dilangsungkan di Jakarta pada Rabu, 14 Oktober 2026. Keputusan strategis pemegang saham tersebut langsung diumumkan kepada publik untuk memastikan transparansi tata kelola perusahaan. Sebelum mengemban amanah sebagai nakhoda utama perusahaan, Suroso merupakan figur internal yang telah lama berkecimpung di sektor ketenagalistrikan nasional.
Suroso Isnandar bukanlah figur asing di internal korporasi. Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 12 Agustus 1971 ini memiliki rekam jejak karier yang panjang dan matang di PLN. Sebelum menduduki kursi nomor satu, ia aktif menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan. Dari sisi akademis, ia menyelesaikan pendidikan pascasarjana bidang Power System Engineering and Management di University of Abertay, Skotlandia, serta meraih gelar Doktor Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia juga mengantongi sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP).
Manajemen dan jajaran komisaris korporasi membenarkan adanya perombakan struktur direksi tersebut. Dewan Komisaris PLN menegaskan bahwa penunjukan figur baru ini telah melalui pertimbangan matang guna menjawab tantangan transisi energi global. Guna menjaga kesinambungan operasional tanpa hambatan teknis, Suroso untuk sementara waktu juga merangkap jabatan lamanya sampai pejabat pengganti definitif ditunjuk secara resmi oleh pemegang saham.
Pasca-penetapan di ibu kota negara, fokus utama korporasi kini diarahkan pada penguatan keandalan pasokan listrik serta percepatan proyek-proyek strategis energi terbarukan. Transisi kepemimpinan ini juga dibarengi dengan evaluasi menyeluruh terhadap sistem jaringan distribusi di berbagai wilayah guna mengantisipasi gangguan teknis di masa mendatang.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS