THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Pasar Sepinggan Balikpapan Pasca Kebakaran! Begini Nasib Nya
Dimas Samosir, 08/01/2026
Balikpapan

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perdagangan menetapkan langkah cepat untuk memulihkan aktivitas ekonomi pasca musibah kebakaran yang melanda Pasar Sepinggan. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan para pedagang yang kehilangan tempat usaha dapat segera kembali beroperasi melalui penyediaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sekitar lokasi pasar.
Meski penyebab pasti kebakaran masih dalam ranah penyelidikan pihak berwenang, langkah tanggap darurat pasca-bencana telah dikoordinasikan. Pada Sabtu (1/8/2026), Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, turun langsung meninjau lokasi kejadian.
Dalam peninjauan tersebut, terlihat ia mengenakan helm keselamatan putih dan rompi proyek oranye, didampingi oleh aparat kepolisian dan warga setempat, menginspeksi langsung puing-puing bangunan kios yang hangus terbakar. Kunjungan ini merupakan langkah awal pemerintah dalam mengidentifikasi kerusakan dan menyusun strategi pemulihan fisik maupun ekonomi bagi kawasan Sepinggan.
Berdasarkan proses pendataan sementara yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan, terungkap struktur dan tingkat kerugian material akibat insiden ini. Pasar Sepinggan diketahui memiliki total 853 petak kios. Dari jumlah keseluruhan tersebut, sekitar 250 petak terdampak langsung oleh amukan si jago merah.
Namun, dari ratusan petak yang hangus, pemerintah menemukan fakta spesifik terkait aktivitas perdagangan harian. "Yang terbakar sekitar 250 petak. Dari jumlah itu, yang masih aktif berjualan sekitar 80 pedagang," jelas Haemusri.
Pemerintah menegaskan bahwa program relokasi akan dilakukan secara selektif dan transparan. Haemusri Umar memastikan bahwa hanya pedagang yang terbukti aktif berjualan (pedagang existing) sebelum musibah kebakaran terjadi yang akan diprioritaskan mendapatkan lapak di TPS. Keputusan ini bukan tanpa alasan.
kebijakan ini telah disepakati bersama antara Dinas Perdagangan, pengurus pasar, dan pihak terkait agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Data ke-80 pedagang tersebut akan dilaporkan langsung kepada Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, sebagai landasan resmi penetapan penerima bantuan.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS