THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Hakim MK Arsul Sani Apresiasi Pembangunan IKN Kawasan
Dimas Samosir, 08/02/2026
IKN

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, Arsul Sani, melakukan peninjauan langsung ke lokasi Pembangunan IKN di Provinsi Kalimantan Timur pada akhir pekan, Sabtu (1/8/2026). Kunjungan strategis ini dilakukan untuk memastikan progres infrastruktur inti, khususnya pada klaster lembaga peradilan, berjalan sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan pemerintah.
Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Penajam Paser Utara, Arsul Sani tampak turun langsung ke area proyek yang masih didominasi alat berat dan material konstruksi. Kedatangan mantan Wakil Ketua MPR ini disambut hangat oleh pemangku kepentingan otoritas setempat.
Keduanya terlihat berdiskusi intens di depan papan cetak biru (master plan) proyek saat matahari mulai condong ke barat. Rombongan juga melakukan inspeksi berjalan kaki melintasi area barikade keselamatan yang dijaga oleh para pekerja konstruksi berseragam lengkap. Suasana peninjauan berlangsung cair namun tetap berfokus pada evaluasi teknis pencapaian target fisik bangunan.
Berdasarkan pantauan visual di lapangan, titik fokus inspeksi berada di zona yang dikhususkan bagi lembaga penegak hukum tingkat pusat. Sebuah papan informasi proyek berukuran besar mengonfirmasi bahwa area tersebut merupakan lokasi "Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Lembaga Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan Masjid". Proyek berskala masif ini dipercayakan kepada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Adhi Karya (Persero) Tbk, melalui Departemen Gedung mereka. Kehadiran fasilitas ibadah yang terintegrasi dalam kompleks yudikatif ini juga menunjukkan konsep desain tata ruang kota yang holistik di Nusantara.
Pihak Otorita Ibu Kota Nusantara melalui saluran komunikasi resminya memberikan konfirmasi terkait agenda tersebut. Dalam keterangannya, ditekankan bahwa setelah melihat realisasi pekerjaan fisik di lapangan, Arsul Sani menyuarakan keyakinannya.
Sang Hakim MK menaruh optimisme tinggi bahwa penyelesaian kawasan yudikatif tidak akan meleset dari jadwal. Lebih dari sekadar inspeksi teknis, kunjungan ini dimaknai sebagai penegasan sikap kelembagaan. MK secara institusional berkomitmen mengawal kelancaran megaproyek ini agar sejalan dengan keputusan strategis Presiden Republik Indonesia.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS